Malingsia 2011

Malingsia 2011
menara kontol kembar bakal hancur

Malingsia Fuccker

Minggu, 29 November 2009

AH malaysia Kini makin ancur aja


Kartu Tanda pengenal Malaysia 2010










[






















Kelakuan Gila malohn ampun2













































































Babi Juga komunitas utama di malaysia






























bahkan diternakan dijalan raya karena sangat penuh dikandang
































Akhirnya malonsial diterpa bencana kah kah kah






























Bahkan dihancurkan negara lain













































Nb :malonsial ini tidak pernah berkaca dan selalu menjelekan indonesia sebagai negara rasuah ( bahasa beruk) bla bla bla dan tidak introspeksi diri. biarlah mereka sadar dan bertobat
terutama beruk yopasu yg sering meraung-raung di coment atau shotmix, semoga amal ibadahnya diterima dan dilapangkan kuburnya amin.

11 komentar:

YOPSAPU mengatakan...

ha ha ha posting terbaru wak admin nkri!!!!!!
boleh nilai sendiri la tahap mental wak admin nih!
alo wak, sudah g ada bahan ya?
nih link kad pengenalan SPONGEBOB itu yg di KUTIP oleh WAK ADMIN http://ohtidak.com/oh-kad-pengenalan-spongebob/
apa kamu g ngerti sesuatu yg dikatakan JOKE? atau WAK ADMIN INI SEORANG JOKER?
juga gambar babi di hiway di KUTIP dari http://ohtidak.com/oh-kecelakaan-maut-plus-16-mati-5-cedera5-merayau/
WAK, kenapa g di KUTIP BERITA INI http://ohtidak.com/oh-kubur-1malaysia-di-indonesia/
tentang kubur campur di JAWANESIA? APA MALU YA?
siapa yg mahu lihat ttg kubur campur cepat copy link yg yop bagi sebelum WAK ADMIN delete!!!!

YOPSAPU mengatakan...

mau makan mee ayam perisa babi? hanya di JAWANESIA
http://ohtidak.com/oh-mie-yabi-ozawa-indonesia/

NKRI mengatakan...

sila meraung raung yop asu aku cuma bisa berkata hahahahahaha

kah kah kah

YOPSAPU mengatakan...

aku pun nak kah kah kah juga sebab wak admin tak mampu membalas komen aku! wakakakakakakakakaka

YOPSAPU mengatakan...

SEKADAR KONGSI MAKLUMAT

Pencantuman "Made in Indonesia" Masih Tabu
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Senin, 30 November 2009 | 12:07 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pencantuman Made in Indonesia atau buatan Indonesia pada produk-produk ekspor masih belum dilakukan pengusaha Indonesia. Barang-barang produksi negeri ini, yang membanjiri pasar internasional, tak sedikit dijual tanpa identitas. Bahkan, ada yang dilabeli buatan negara lain.

Di beberapa pusat perbelanjaan di Singapura, misalnya, beberapa pedagang menjual produk kerajinan dari Indonesia. Menurut mereka, aneka barang tersebut, seperti kain batik, diimpor dari Yogyakarta, Solo, dan Pekalongan (Jawa Tengah). Namun, mereka enggan mencantumkan Made in Indonesia pada produk dagangan yang dijual sebagai oleh-oleh khas Singapura itu.

Yasmin, salah satu pedagang di Singapura, yang ditemui akhir pekan lalu mengaku tak sulit mendapatkan bahan dagangan berupa batik dan pernak-pernik kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, kain batik dengan motif khas Solo atau Yogyakarta yang diperdagangkannya hanya diberi label batik prada atau batik lepas. Harga jual pun melambung tinggi dibandingkan dengan harga jual di Indonesia.

Batik prada dari Solo dijual 39 dollar Singapura (setara Rp 273.000) dan batik lepas sepanjang 2,5 meter dijual Rp 84.000. Syal batik yang bisa dibeli dengan harga Rp 15.000 di Jalan Malioboro, Yogyakarta, bisa dijual Rp 126.000 per helai di Singapura.

Belum pernah

Perajin topeng kayu di Kabupaten Gunung Kidul, yang telah menembus pasar ekspor, juga belum pernah mencantumkan Made in Indonesia pada produk topeng kayu produksi mereka.

Beberapa perajin bahkan mencantumkan Made in Jamaica atau Made in Afrika pada barang-barang yang mereka produksi. Mereka mengaku, pencantuman lokasi pembuatan masih disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Menurut Kepala Dusun Bobung, yang juga perajin topeng kayu, Kemiran, rata-rata omzet perajin di Dusun Bobung sekitar Rp 180 juta per bulan.

Dusun Bobung memiliki 245 perajin yang jumlahnya cenderung stagnan dari tahun ke tahun. Mayoritas pangsa pasar dari kerajinan topeng kayu Gunung Kidul ini adalah pasar internasional.

Selama ini, kerajinan topeng dari Gunung Kidul telah menembus pasar di Amerika Serikat, Italia, dan Jepang. Pangsa pasar dalam negeri masih didominasi Jakarta dan Bali. Beberapa kerajinan batik kayu asal Gunung Kidul juga dilabeli dengan Made in Bali. (WKM)

KENAPA YA MADE IN INDONESIA G BISA TERJUAL? HE HE HE

NKRI mengatakan...

yopasu bodohnya kau. yg penting kan asli buatan indonesia dan laku dijual. malon mah apa. yg laku dijual. kebudayaan aja tak ada. rakyat miskin cuma ditutu tutupi pnguasa ah. payah kalau berita kayak gitu kau cari disitus malon juga ngak ada. yg ada yg bagus2 aja untuk menutupi aib besar yg sesungguhnya berlaku di malonsaial dan membuat rakyat malonsial berbangga hati aja tapi sesungguhnya tak tau apa yg sebenarnya berlaku

NJING TO MALAY SEMENNANJING

YOPSAPU mengatakan...

wak admin, sepatutnya kamu berfikir bagaimana mahu mencantumkan MADE IN INDONESIA pada produk kamu! sampai bila harus produk ini menggunakan MADE IN MALAYSIA, MADE IN SINGAPORE, MADE IN AFRIKA, MADE IN JAMAICA? Kenapa kalau menggunakan MADE IN INDONESIA produk ini g bisa terjual? ada kamu pikirin? g ada bukan? apa yg kamu pikiran gmana mahu menghentam MALAYSIA? gmana mahu menjatuhkan MALAYSIA? gmana mahu memburuk-burukkan MALAYSIA?
ADA OTAK PIKIR, ADA TENAGA GUNA, ADA KEPANDAIAN PRAKTISKAN GMANA MAHU MENAIKKAN NAMA INDONESIA DIMATA DUNIA!!!!
APA UNTUNGNYA PERJUANGAN KAMU DALAM ISU KLAIM MENGKLAIM INI? APA UNTUNGNYA PADA NEGARA KAMU?
YG MISKIN TERUS MISKIN! YG KAYA TERUS MENINDAS SI MISKIN!

NKRI mengatakan...

he malon kaya apa kaya sapi. kaya beruk hahaha. masuk g20 aja ngak apalagi kaya. ngaca sooo browsing sana lihat cek g20. nangis bombay kah hahahahaa

YOPSAPU mengatakan...

HA HA HA MASUK G20 TAPI JAWA KOK MASIH TERPURUK! MASIH MISKIN! APA GUNA MASUK G20? KOK HANYA UNTUK JADI BAHAN UJIKAJI NEGARA LAIN? KAH KAH KAH

NKRI mengatakan...

lho yg miskin kan malonsial buktinya ngak masuk peringkat sadar diri lah udah juara 100 sok sok ngaki juara 20 besar anjing to malay

YOPSAPU mengatakan...

KAMU MARAH YA WAK ADMIN? KOK MULUTNYA G LEPAS2 NYEBUT ANJING? KOK MEMANG KAMU KETURUNAN ANJING? KAH KAH KAH BANGGA AMAT SIH AMA G20 TAPI MADE IN INDONESIA G LAKU DI JUAL. APA KAMU G MINTA G20 BELI PRODUK MADE IN INDONESIA? MEREKA JUGA MAHU MEMBELINYA TAPI KALO MADE IN MALAYSIA IYAAAA LAKU DONK SERATA DUNIA! KERNA APA YA? PIKIRIN DONK!!!!!